Fortius HRIS

Dapat 60% Gaji Meski Kena PHK? Cek Aturannya

Dapat 60% Gaji Meski Kena PHK? Cek Aturannya.

Kabar baik buat yang kena PHK di 2025! Pemerintah baru aja ngeluarin aturan lewat PP Nomor 6 Tahun 2025 yang bikin kamu tetap dapat 60% gaji selama enam bulan setelah di PHK. Jadi, nggak perlu langsung panik takut kehabisan tabungan.

Tujuan aturan ini simpel, biar kamu punya pegangan sementara sambil cari kerja baru tanpa harus buru-buru ambil kerjaan asal-asalan. Dengan duit yang masih ngalir, setidaknya kamu bisa lebih fokus nyari kerja yang cocok tanpa stress berlebihan.

Program ini juga jadi angin segar buat pekerja yang kena PHK mendadak biar nggak langsung kepepet. Jadi, kalau kamu atau orang di sekitarmu ngalamin ini, pastiin cari tahu cara klaimnya biar tetap aman secara finansial!Biar nggak zonk dan bisa dapat manfaatnya maksimal, kita bakal bahas siapa aja yang bisa dapat 60% gaji meski kena PHK, gimana cara klaimnya, plus tips biar hak kamu nggak ilang gitu aja.

Dapat 60% setelah PHK? (Sumber: Freepik)

Kena PHK? Jangan Panik, Kenalan Dulu Sama JKP!

Kehilangan pekerjaan itu pasti bikin stres. Gimana nggak? Tagihan tetap jalan, kebutuhan hidup nggak bisa ditunda. Tapi, buat kamu yang kena PHK, jangan panik dulu! Ada yang namanya Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), program dari pemerintah buat bantu pekerja yang kehilangan pekerjaan supaya tetap bisa bertahan sambil cari kerja baru.

JKP ini semacam safety net buat para pekerja yang kena PHK di perusahaan yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Dengan JKP, kamu bisa dapat 60% gaji selama beberapa bulan, akses pelatihan kerja, dan layanan informasi lowongan kerja. Jadi, program ini benar-benar dibuat supaya kamu bisa bangkit lagi setelah kena PHK.

Cuma yang Penuhi Syarat Ini Bisa Dapat 60% JKP!

Jangan senang dulu, karena nggak semua orang bisa langsung dapat manfaat dari JKP. Ada beberapa syarat dapat tunjangan JKP 2025 yang harus dipenuhi biar bisa menikmati tunjangan pekerja yang kena PHK sebesar dapat 60% gaji selama tiga bulan pertama dan 50% untuk tiga bulan berikutnya.

Yuk, simak syaratnya :

  1. Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan : Pekerja harus terdaftar dan aktif di BPJS Ketenagakerjaan, serta sudah membayar iuran minimal 12 bulan dalam 24 bulan terakhir.
  2. Bukan di PHK karena alasan tertentu : Kalau PHK nya karena mengundurkan diri, pensiun, meninggal dunia atau ada tindakan hukum seperti pidana kamu gak bisa klaim JKP.
  3. Belum mendapatkan pekerjaan baru : JKP ini dibuat untuk bantu mereka yang beneran butuh. jadi kalau kamu sudah dapat kerjaan baru, otomatis tunjangannya bakal dihentikan.
  4. Punya NIK yang terdaftar di sistem : Pastikan data KTP-mu benar dan sesuai di sistem agar nggak ada kendala saat proses klaim.

Kalau semua syarat ini terpenuhi, kamu bisa menikmati manfaat dari JKP buat pekerja yang kehilangan pekerjaan untuk bertahan hidup sambil cari pekerjaan baru.

JKP Cuma Tambahan atau Benar-Benar Ngebantu?

Banyak yang masih ragu, apakah JKP ini benar-benar bisa membantu atau cuma sekadar tambahan kecil yang nggak terlalu berdampak? Kalau dilihat dari manfaatnya, JKP memang nggak bisa sepenuhnya menggantikan gaji yang hilang. Tapi, tetap aja ini lebih baik daripada nggak ada sama sekali.

Bayangkan kamu kena PHK dan harus cari kerja baru. Dengan JKP, kamu tetap punya penghasilan sementara untuk bayar kebutuhan pokok. Selain itu, ada pelatihan kerja yang bisa bantu kamu upgrade skill dan layanan pencarian kerja yang bisa mempercepat kamu dapat pekerjaan baru. Tunjangan pekerja yang kena PHK ini bisa jadi solusi bagi mereka yang masih dalam masa transisi.

Jadi, meskipun nominalnya mungkin nggak sebesar gaji sebelumnya, manfaat dari JKP buat pekerja yang kehilangan pekerjaan bisa bikin masa transisi kamu lebih mudah dan lebih terarah.

JKP Cuma Tambahan atau Benar-Benar Ngebantu? (Sumber: Freepik)

JKP Itu Solusi atau Cuma Janji Manis?

JKP memang bukan solusi instan yang bisa langsung bikin semua masalah PHK hilang. Tapi, program ini jelas punya dampak positif buat para pekerja yang kehilangan pekerjaan. Setidaknya, ada bantuan finansial dan fasilitas pelatihan yang bisa bantu kamu bangkit lagi.

Namun, ada juga tantangan yang perlu diperbaiki. Proses klaim yang masih bisa ribet, jumlah tunjangan yang terbatas serta keterbatasan informasi buat pekerja yang belum tahu soal JKP ini. Kalau pemerintah bisa memperbaiki aspek-aspek ini, JKP bisa jadi solusi yang lebih efektif buat mengurangi dampak PHK.

Jadi, buat kamu yang saat ini masih bekerja, ada baiknya mulai aware sama program ini. Pastikan perusahaan kamu terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dan kamu sudah memenuhi syarat biar kalau suatu saat butuh, kamu bisa langsung manfaatkan JKP ini tanpa kendala.

Biar nggak ketinggalan informasi penting seputar manajemen SDM, HRIS, dan solusi bisnis, cek selengkapnya di Silabus Fortius.

Terkait

Coretax: Solusi Pajak Digital atau Justru Bikin Pusing?
Read More
Artikel-E-commerce
Read More
banner
Read More

Thank You

Please check your email for further information and we will contact you soon through your registered number. Looking forward talking to you.